The IVF

2014 kita mulai program di Morula dengan dr. Irham. Coba insem sekali lalu lanjut IVF short protocol. 

Dapat 15 fertilized egg, 8 good, 5 moderate dan 2 poor. Dari 15, ET pertama dgn 2 good dan 1 moderate. 4 good frozen, sisanya ditunggu smp 5 hari, supaya jadi blastosis. 

ET pertama belum berhasil, diduga krn ada hydrosalpinx di tuba kiri. Indikasinya terlihat saat OPU. Hydrosalpinx diduga melepas cairan ke rahim yg sifatnya toksin bagi embryo.

Untuk mengatasi ini, dilakukan laparoskopi. Ternyata di dalam memang perlengketan cukup berat, ditambah ada myom dan adenomyosis. Perlengketan memang dapat terjadi setelah operasi, mungkin  laparotomy yg saya jalani akhir 2011 utk angkat myom. Hasil laparoskopi, semua myom dan perlengketan sudah dibersihkan, tuba kiri diangkat, tuba kanan jg sudah tdk sempurna tapi tidak diangkat.

FET pertama dgn 2 good embryo. Dinding rahimnya cenderung tipis. Minimal 8mm, tapi saya ga pernah segitu. 1 bulan dicoba tanpa obat, kurang tebal. 1 bulan dengan obat, masih kurang tebal (mungkin karena bulan puasa ya). 1 bulan dengan obat lagi akhirnya bs 7.7mm. Hasil thawing 2 good embryo, yg 1 kondisinya 75%, satunya lagi 90%. Belum berhasil.

FET kedua. Dinding rahim dipantau tanpa obat, eh bisa 8.2mm. Mungkin krn rajin treadmill😀. Hasil thawing 2 good embryo kondisinya 100%. Belum berhasil.

Istirahat dulu sampe Maret 2016 kita mulai konsul lagi ke Dokter Irham.

More stories later ya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: